Si Merah "Tua-Tua Keladi"

 

Melihat sejenak tentang judul posting saya pada kesempatan ini mengingatkan kejayaan lagu era 90 an yang dilantunkan oleh rocker gaek nicky astria. Lagu popular tersebut secara singkat bercerita tentang kritik social untuk orag tua yang pinginya masih seperti anak muda. Baik gayanya penampilannya maupun bahasanya padahal umurnya sudah kepala 7.

Ini sebagai pembukaan insprasi dari awal saya bercerita tentang keluarga baru saya, lebih tepatnya kendaraan besi yang mengantarkan saya melakukan aktifitas bisnis maupun aktifitas social dan aktifitas untuk keluarga.



Saya beli kendaraan besi (Mobil) dari seorang saudara saya, sebenarnya dulu pernah memiliki mobil tapi tidak pernah saya pakai karena model pick up jadi untuk angkuatn barang.Setelah saya pikir-pikir mending mobil pick up tersebut saya tukarkan dengan mobil bentuk station atau mobil bak tertutup.

 Akhirnya akhir juni 2011 saya realisasikan menukar mobil tersebut. Dan akhirnya saya mendapat mobil ini . Dengan merk Suzuki carry tahun 1986 dengan daya angkut 8 orang, capasitas cylinder 970 cc dengan warna merah .

Sepintas ketika kita lihat mobil ini sangat tua,bayangkan dengan yang memakai aja hanya selisih 4 tahun, tetapi untuk urusan jam terbang jangan ditanyakan . 

Mobil ini sudah menjelajah seluruh jawa timur sampai ujung-ujungnya, hampir tiap bulan dibawa touring ponjong –jombang karena kebetulan yang punya dulunya istrinya orang asli jombang.
Untuk kestabilan tidak kalah dengan produk baru,dan dibawa kemanapun mesin tetap  topcer dan masih stabil, paling kalau ada kendala jika ban bocor. Semua yang ada masih orsi dan tidak rewel.

Sebuah ilustrasi ini menggambarkan kemiripan antara lagu tua-tua keladi dengan si merah yang aku miliki.

Leave a Reply