Memaknai Rejeki

 

Rejeki itu kadang menjadi sebuah misteri bagi kita semuanya. kadang kita kejar sampai manapun dan dengan cara apapun tidak menjadi hak kita. Tetapi kadang kita  tidak melakukan apa-apa rejeki juga datang dengan sendirinya kepada kita.
Ada persepsi bahwa rejeki identik dengan materi atau uang. Sah-sah saja apabila ada yang memiliki pandangan seperti hal tersebut.tetapi jika kita cermati rejeki ini memiliki makna yang luas memiliki arti tidak hanya dimaknai dengan uang.
Kita mendapatkan makanan dari teman, saudara dan tetangga ini merupakan rejeki, kita dimudahkan dengan berbagai urusan ini juga rejeki, kita diberikan kesehatan dan umur yang panjang ini adalah rejeki dan kita dititipi amanah tambah anak ini juga rejeki.
Rejeki seseorang sudah diatur oleh yang membuat hidup ini, yaitu Allah SWT . Maka jika kita merasa diri kita sedang sempit dalam rejeki ada beberapa hal yang perlu kita cermati.
1. Mungkin yang perlu kita cermati adalah persepsi tentang rejeki itu, bisa jadi Allah memberi rejeki kepada     kita buka berujud uang .
2. Meminta kepada yang membuat rejeki yaitu Allah SWT, cara memintanya adalah dengan bermunajat kepada yang membuat rejeki.
3. Optimalisasi pikiran dan tenaga untuk menjemput rezeki yang Allah telah tetapkan. Jadi rejeki jangan ditunggu tapi dijemput dan dicari.Perkara hasil itu urusan nanti.
Semoga yang sedikit ini bermanfaat bagi para pencari rejeki. Apabila telah ditunaikannya sembahyang, dan bertebaranlah dimuka bumi, dan carilah karunia Allah dan banyak ingatlah Allah supaya kamu beruntung. (Qs Al Jumu’ah :10)

2 thoughts on “Memaknai Rejeki”

Leave a Reply