>Generasi Pembangun

>


Sudah sering kita dengar informasi yang tidak baik dari negeri ini  dan hampir menyetuh seluruh aspek kehidupan bermasyarakat.Coba ketika kita petakkan bersama bermula dari masalah Korupsi kolusi dan Nepotisme yang menghinggapi hampir seluruh elemen masyarakat.
 Kasus suap pemilihan deputi senior Bank Indonesia menjadi salah satu contoh kolusi yang terjadi dikalangan wakil rakyat. Kasus Gayus tambuhan juga memberikan gambaran bagaimana korupsi telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam birokrasi pemerintah dari pusat sampai daerah. Kekerasan subur dimasyarakat dengan mengatasnamakan konflik SARA yang baru terjadi dijawa barat, jawa tengah dan jawa timur.
 Gambaran ini memberikan potret bagaimana kondisi yang nyata  terjadi dinegara tercinta ini, korupsi menjadi bagian dari aparat pemerintahan sedangkan bahasa kekerasan menjadi bahasa yang disering digunakan oleh rakyat.
Dalam kondisi yang demikian tentunya ada yang hilang didalam pribadi-pribadi masyarakat Indonesia.Ada pola pikir yang perlu diluruskan dan hal tersebut adalah cara pandang antara logika penghancur dan logika pembangun.
Logika penghancur adalah logika yang dibangun atas dasar pragmatisme, konsumerisme, individualisme. Logika ini yang sekarang sedang subur dimasyarakat, kenapa seseorang melakukan korupsi,dan kekerasan karena logika penghancur manjadi panglima dalam mengendalikan dirinya.
Logika Pembangun adalah logika yang dibangun atas dasar visioner, produktif ,kebersamaan .Tentunya logika pembangunan inilah yang kdeepan perlu kita opinikan dimasyarakat, untuk menuju perubahan yang lebih baik khususnya untuk kalangan generasi pemuda.
Mungkin sudah tidak ada harapan lagi untuk generasi tau sekarang,biarkan waktu yang akan menghilangkan mereka dari orbit kekuasaan dan pola piker yang mereka miliki.Tetapi yang perlu kitakawal dan persiapkan adalah gererasi muda masa depan yang akan memimpin kedepannya.
Generasi kedepan kita, perlu diopinikan untuk menjadi generasi pembangun bukan gererasi penghancur. Generasi yang memiliki pandangan yang jauh kedepan, memiliki produktifitas yang tinggi dan bekerja secara bersama-sama untuk memperbaiki negara Indonesia.

Leave a Reply