Anak Sumber Motivasi dan Inspirasi #2

 

Sebuah pembelajaran hidup itu kadang tidak perlu jauh-jauh dari diri kita,mungkin dari keluarga kita sendiri , dari suami , istri atau anak kita sendiri. Kadang kita memperolehnya kita sadari ataupun  sebaliknya. Saya mencoba menulis inspirasi ini dari inspirasi anak saya sendiri.

Kalau kita nalar, kalau bibitnya aja sama hasilnya tentu juga akan sama, analogi ini saya yakin dalam pandangan umum akan diiyakan . Sebagai contoh jika bapak ibunya perawakannya besar dan tinggi keturunnya juga demikian. Bapak ibunya intelegensinya tinggi anaknya juga mengikuti. Bapak ibunya aktifis anaknya juga ikut menjadi aktifis. Bapak ibunya punya perilaku yang baik anaknya juga mengikuti atau sebaliknya.
Ini sebuah pikiran yang linear artinya ketika kita lakukan dengan pendekatan matematis 2 + 2 hasilnya 4,namun terkadang dalam pandangan sosial hal tersebut juga tidak sepenuhnya bisa di amini. Sehingga dalam pandangan sosial tidak sepenuhnya apa yang saya utarakan di bait diatas sesuai, tidak selinear dalam pandangan pendekatan matematis.
Sehingga kita sebagai orangtua dan calon orang tua dalam mendidik anak   tidak hanya siap secara materi tetapi juga mental. karena ada sebuah keyakinan bahwa anak itu adalah titipan tuhan kepada kita, artinya kita tidak bisa memilih sesuai dengan yang kita inginkan (kelakuan, kepintaran, dan perawakan), KITA HARUS SIAP DENGAN APA YANG TELAH TUHAN TITIPKAN KEPADA KITA, karena Tuhan lebih mengerti tentang siapa diri kita.

Leave a Reply